Tampilkan postingan dengan label My History. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My History. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

Pasar Tanah Abang Tutup Hari Minggu

Sebenarnya hari ini hendak berencana pergi survei ke pasar Tanah Abang, namun saudara yang akan mengantar untuk pergi kesana menganjurkan agar jangan pergi hari Minggu karena banyak toko di hari Minggu banyak yang tutup. "ohh gitu ya..?? sahut saya..."iya bang.!!"..jawab nya. Memang saudara saya itu sering sekali berbelanja ke Pasar Tanah Abang, ia hampir sudah tahu seluk beluk tempat bagaimana untuk mendapatkan barang yang kita inginkan. Luas dan banyak sekali Toko baju-baju disana dari yang mahal sampai yang murah ada, sehingga kalau kita kesana sendirian mungkin akan kebingungan kalau tidak tau seluk beluknya.

Mungkin rencananya besok senin berangkat survei ke Pasar Tanah Abang untuk mencari Jaket yang sesuai di budget kan oleh teman teman Semoga saja bisa mendapatkannya..tapi usaha dulu lah.., kalau tidak ketemu ya balikin lagi deh dananya.

 
Baca Selengkapnya.....!!

Rabu, 14 Maret 2012

Berbagi Ceria at Ciwidey 2012

Alhamdulilah yah...EIP tahun ini naik sampai 2,3 %.., engga di sangka-sangka. Mungkin ini berkat doa dari teman semua, atau berkat dari prilaku soleh karyawan Vanmelle yang senantiasa menjalankan perintah Allah SWT, seperti gemar bersedekah, mengaji, atau melakukan berbagai aktivitas sosial sehingga di ganjar oleh Allah dengan rizki yang datang tak di sangka2 seperti bonus akhir tahun ini

Baca Selengkapnya.....!!

Senin, 23 Januari 2012

Kurang Lebih 25 Tusukan Jarum Suntik,,Waduhhh..

Satu hari dua hari terlewati, uhk..terasa amat lama menunggu siang ke malam, malam ke siang, ya itulah hari hari yang amat tidak menyenangkan saat berada di rumah sakit. Cuma kami bertiga tapi sesekali mertua menjenguk setiap sore walau tidak ikut menginap, dan beberapa teman dan kerabat juga ikut besuk.

Kalau hanya saja untuk menginap sih cukup nyaman di rumah sakit, maklum rumah sakitnya mempunyai cukup fasilitas yang baik, selain bersih, ranjang pasien yang berkualitas, adanya AC, kamar mandi yang bersih serta pelayanan makan sebanyak 3 kali sehari, enak enak lagi, pokoknya seperti di hotel melati dah hehehe...
Tapi seenak enaknya di rumah sakit ya pastilah pengen cepet pulang ke rumah sendiri, lebih bebas lebih tenang pikiran

AC
Ranjang Pasien

TV

Kamar Mandi

Tapi di balik lengkapnya fasilitas RS (Rumah Sakit), kami berdua tidak tega melihat si kecil di infus, apalagi infusan yang pertama macet dan harus di infus ulang kembali di kaki, wah itu menambah rasa sakit si kecil.
Selain itu juga penderitaan yang di alami si kecil saat akan di ambil darahnya untuk sempel, mending kalau berhasil dalam satu suntikan untuk mendapatkan pembuluh darah, kadang harus berulang ulang di suntik di daerah anggota tubuh lainnya, bisa nyampe 4 kali, jumlah keseluruhan jarum suntik yang ditusukan kira2 mencapai kurang lebih 25 tusukan, MasyaAllah..!!,  pokoknya tidak kuat deuh melihanya. Yang dewasa aja takut disuntik apalagi ini anak kecil, tapi biarlah mudah-mudahan ini bisa cepat berakhir..AAmiiiinnnn.

Faishal


Saking tidak teganya melihat si kecil kami berdua membuat pernyataan agar untuk tidak diinfus lagi, dan alhamdulillahnya trombosit Faishal udah mencapai 152.000, yang tadinya naik turun dari 99 ribu ke 65 ribu turun ke 45 ribu turun lagi ke 35 ribu terus berangsur naik ke 50 ribu, 84 ribu, 98 ribu sampai ke 152 ribu, berarti sudah normal dan kami pun berencana untuk segera pulang kerumah.. Jangan sampai balik lagi dehh..

Hasil pemeiksaan Lab (Trombosit)
.
Baca Selengkapnya.....!!

Hari Pertama di Rumah Sakit

Setelah cek darah yang amat melelahkan bagi Faishal kecil, kembali akan dilakukan proses infus, dan itu pasti akan dilakukan penyuntikan ke tangan untuk jalur air infus. Kembali dengan sekuat tenaga Faishal kecil menangis menahan rasa sakit, tidak tega melihatnya, kutahan air mata ini melihat faishal menjerit, ku merasakan juga apa yang dirasakan si kecil. Istriku tak kuasa menangis...

Akhirnya proses infusan selesai, anakku tangannya sudah dibalut dengan perban dan selang infus. Kemudian setelah itu kami bertiga digiring oleh perawat menuju ruangan yang akan kami tempati untuk beberapa hari.

Proses infus selesai faishal lelah menangis

Selang beberapa jam datang 2 orang perawat, " Faishall..!!" mereka memanggil " ya" jawab kami berdua, "faishal mau diambil darahnya..!!" "ohh diambil lagi..? bukannya udah tadi..!!" celotehku. "oh gini pa, kami akan mengambil sampel darah 6 jam sekali atau 3 jam sekali untuk memastikan jumlah trombositnya pada darah pasien..!" jelas seorang perawat.  

Tak terbayang dalam pikiran, akan seperti ini jadinya, dikira hanya dirawat aja dengan infusan dan di cek oleh perawat dan dokter setiap saat, tapi ini, si kecil akan di suntik jarum beberapa kali dalam sehari untuk diambil darah, ini baru hari pertama,  hari hari berikutnya menanti, kasihan anakku, sedih rasanya dan istriku kembali meneteskan air matanya. Dalam hatiku terbayang seperti ini kali ya kekhawatiran seorang tua kepada anaknya, sangat sangat khawatir dan sayang kepada anaknya. Ya Allah kuatkan dan sembuhkanlah Faishal anakku, ku selalu berdoa seperti itu ketika sudah sholat. Semoga saja lekas sembuh Faishal...!!


setelah di ambil darah

Baca Selengkapnya.....!!

Keputusan Berat !!


Setelah pagi hari sekitar jam 09.00  si kecil kembali panas, padahal tadi subuh sempat turun. " Kok panas lagi ya?" tanya istri kepada saya, " iya ya " jawab saya. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk membawa si kecil ke rumah sakit untuk di periksa oleh dokter specialis anak.
Sekitar 1  jam lebih menunggu kedatangan dokter, kesal juga..!!, kok seperti ini pelayanannya, tapi biarlah yang penting si kecil bisa di periksa dokter. "Kenapaaa?? tanya dokter dengan penuh perhatian,  " ini dok anak saya panas..!!" jawabku. Kemudian dokter memeriksa dan memberikan resep obat untuk diberikan kepada si kecil.

menunggu dokter datang

Tapi apa daya setelah dua hari berlalu sikecil panasnya naik turun, kadang reda, kadang naik panasnya, dengan termometer digital kami selalu mengukur suhu badan si kecil, yang telah diberi oleh dokter. anak bisa dikatakan demam, bila anak suhu tubuhnya mencapai 38 derajat, dan normalnya 36 derajat celcius pesan Dokter.

Akhirnya si kecil di bawa kembali ke RS terdekat untuk di periksa, ternyata dokternya berbeda, bukan dokter yang kemarin, "tapi ngga apa lah...". Dokter menyarankan si kecil untuk diperiksa darahnya, dan hasilnya trombosit si kecil berjumlah 99000, yang seharusnya berada diantara 150000 sampai 450000 untuk ukuran normal . Dikhawatirkan terkena DBD si kecil ini kata Dokter.

Dokter pun menyarankan si kecil untuk di rawat, dan akhirnya setelah dipikir pikir dan berdiskusi dengan istri si kecil dirawat inap di rumah sakit, tepatnya pada pukul 2 siang tanggal 16 Januari 2012 waktu itu.

Faishal lelah setelah di infus

                                        Bersambung...!!
Baca Selengkapnya.....!!

Berita Yang Kurang Mengenakan

faishal demam
Berawal ketika ingin melihat jam, eh pas dilihat ada panggilan masuk tak terjawab, ya istriku telpon sekitar 10 menit yang lalu. Langsung dadaku rada bedegup kencang, karena di rumah si kecil sedang panas badannya. Ku coba langsung telpon balik dan menanyakan ada apa sekaligus bertanya bagaimana keadaan si kecil??, istriku menjelaskan sambil menangis,.." a cepet pulang kasihan si Faishal mengigil" jawab istriku, terdengar juga suara tangis bayi anakku di telpon. "ya ya a akan pulang sebentar lagi" timpal ku.

Sesampainya di rumah sekitar jam setengah sebelas malam, ketika itu shift III dan belum sempat melakukan aktivitas pekerjaan seperti biasa, terlihat anakku lagi di gendong istriku sambil menangis terus, kasihan melihatnya tak tega. Kemudian kita bertiga pada malam itu berunding mau dibawa kemana anak kita, ke RS kah?, ke Bidan kah atau ke Klinik 24 jam?, dan akhirnya kita memutuskan untuk di bawa ke Bidan terdekat..

Ketegangan sedikit berkurang setelah si kecil rewelnya berkurang, dikarenakan tindakan medis pertama yang dilakukan Bidan Erna. Alhamdulillah malam itu rada bisa sedikit tenang karena si kecil bisa tidur, dan kami pun tidur sampai subuh.....( Bersambung...!!) 
Baca Selengkapnya.....!!